1 Tahun Berbagi Buku Bersama 1 Buku untuk Indonesia, Program #4: Kotak Ajaib untuk Poso

Mendengar kata “Poso”, mungkin yang terbesit di dalam pikiran kita adalah “kerusuhan”, “kekerasan”, “konflik”, mungkin juga “trauma”. Tak salah memang, salah satu kabupaten yang berada di Sulawesi Tengah ini kerap menjadi langganan konflik, seakan konflik adalah identitas dari Poso. Entah sudah berapa kali terjadi kerusuhan di tempat ini sepanjang tahun 2012 ini.

Namun, bagi 1 Buku untuk Indonesia, Poso bukanlah sebuah tempat yang penuh dengan konflik. 1 Buku untuk Indonesia percaya bahwa dari tempat ini akan lahir orang-orang besar bagi bangsa Indonesia. Orang-orang yang akan membawa perubahan bagi Poso menuju sebuah tempat yang penuh kedamaian, tempat dimana impian dan harapan dibangun di atas rasa damai. Ya, kami percaya akan hal itu.

Adalah Lian Gogali, seorang aktivis perempuan dari Poso yang membuat kami percaya akan hal tersebut. Beliau adalah orang yang menggagas Project Sophia, sebuah perpustakaan keliling yang menyediakan buku bacaan bagi anak-anak pascakonflik di desa-desa yang ada di Kabupaten Poso. Project Sophia yakin bahwa melalui buku, mereka bisa mengobati trauma yang diderita oleh anak-anak di Poso.

Project Sophia yang dikelola secara mandiri oleh Lian Gogali dan rekan-rekannya di Insitut Mosintuwu ini berkeliling dari satu desa menuju desa yang lain untuk memberikan buku bacaan kepada masyarakat yang tinggal di desa tersebut. Tak hanya anak-anak, tak jarang orang dewasa dan orang tua juga ikut datang untuk membaca. Rekan-rekan di Project Sophia rela menghabiskan waktu berjam-jam dalam perjalanan dari satu desa menuju desa lain, tak jarang mereka perlu menggunakan perahu untuk mencapai desa tersebut. Bahkan, menurut penuturan dari LIan Gogali, jarak desa terjauh yang mereka tempuh bisa mencapai 150 km. Sungguh sebuah perjuangan yang luar biasa dari Project Sophia untuk membawa impian dan harapan pada anak-anak pascakonflik di Poso.

Melihat, perjuangan yang sangat luar biasa tersebut, 1 Buku untuk Indonesia tertarik untuk ikut membantu perjuangan Project Sophia melalui bantuan buku bacaan. 1 Buku untuk Indonesia kemudian mengontak Lian Gogali untuk membahas tentang rencana bantuan buku bacaan kepada Project Sophia. Bak mendapatkan angin segar, Lian Gogali menyambut rencana kami dengan suka cita. Bagi Lian Gogali, usaha kami adalah suatu bentuk dukungan yang tidak ternilai bagi Project Sophia dan bagi anak-anak Poso tentunya.

1 Buku untuk Indonesia kemudian mulai bergerak untuk mengumpulkan buku. Dengan program bernama Kotak Ajaib untuk Poso, kami kemudian berusaha untuk mendapatkan buku baik dari teman, saudara, bahkan pihak penerbit dan toko buku pun kami lobi agar dapat membantu terlaksananya program ini. Kotak Ajaib sendiri adalah sebutan bagi kendaraan yang digunakan oleh Project Sophia untuk membawa buku dari satu desa menuju desa yang lain. Kotak Ajaib ini terus memberikan banyak keajaiban bagi anak-anak pascakonflik Poso.

Kotak Ajaib untuk Poso pertama kali diperkenalkan oleh 1 Buku untuk Indonesia dalam acara Jalan Remaja 1208 yang diselenggarakan oleh Kampung Halaman. Kegiatan yang mempertemukan banyak komunitas pemuda yang ada di Indonesia ini diselenggarakan secara serentak di 20 kota, Yogyakarta salah satunya dan kami berkesempatan untuk mengisi salah satu stand yang ada di acara ini. Kami mulai menyebarkan pamflet dan mempromosikan kegiatan penggalangan buku untuk anak-anak pascakonflik Poso. Hasilnya tidak sia-sia, kami berhasil mengumpulkan puluhan buku bacaan anak dan remaja.

Langkah pertama tersebut kemudian kami lanjutkan. Kami mulai menyebar proposal ke berbagai pihak, mulai dari penerbit, toko buku, perpustakaan daerah, media massa semacam radio dan televisi, bahkan pedagang buku di pasar buku pun tak lepas dari sasaran kami. Dropbox pun kami sebar di beberapa tempat di Yogyakarta. Tak sia-sia, banyak dari pihak tersebut yang menyambut baik program kami. Bahkan sebuah cerita haru pun datang ketika seorang abdi dalem Kraton Yogyakarta juga ikut membantu kami. Bantuan berupa buku maupun publikasi pun kami dapatkan. Sebuah usaha yang terbayar dengan manis dan tentunya akan terasa manis pula bagi anak-anak di Poso nanti.

1 Buku untuk Indonesia makin gencar memublikasikan program Kotak Ajaib untuk Poso. Sedikitnya ada dua buah mural yang menghiasi tembok bangunan di jalanan Yogyakarta. Kami ingin setiap pengendara juga mendapat informasi tentang program ini. Efeknya cukup besar, makin banyak orang yang mengenal tentang 1 Buku untuk Indonesia dan juga berkeinginan untuk membantu anak-anak pascakonflik Poso melalui Kotak Ajaib untuk Poso.

mural

Pada saat pembuatan mural ini, kami berkesempatan untuk bertemu langsung dengan Lian Gogali. Sebuah kesempatan yang sangat langka. Beliau menyempatkan untuk dapat datang ke Yogyakarta hanya untuk menyapa kami. Percakapan yang hangat pun menemani malam kami. Sungguh kesan sosok wanita yang hebat terlihat jelas di dalam diri Lian Gogali.

Sekitar 1,5 bulan mengumpulkan buku dan uang untuk program ini, kami akhirnya berhasil mengumpulkan tak kurang dari 1045 eksemplar buku bacaan, baik buku bacaan anak maupun buku bacaan untuk remaja dan orang tua. Sebuah pencapaian yang luar biasa untuk program ini. Selama 1,5 bulan itu pun kami terus mendapatkan bantuan dari banyak pihak, termasuk dari pihak militer melalui bantuan ekspedisi kapal laut TNI AL yang bersedia untuk mengangkut buku-buku kami dari Jakarta menuju Makassar. Jalan kami seakan terus terbuka untuk menyampaikan buku-buku ini menuju Poso.

Pada tanggal 21 Oktober 2012, buku-buku yang sudah terkumpul kemudian kami kirimkan ke Jakarta melalui jasa pengiriman barang via kereta api. Lagi-lagi kami dapat kemudahan dalam pengiriman buku ini. Si Pemilik jasa pengiriman ini pun memberikan potongan harga yang cukup besar begitu tahu jika buku ini nantinya akan didonasikan untuk anak-anak pascakonflik di Poso. Rasanya Kotak Ajaib ini menyentuh sisi dalam dari hati manusia, mengetuknya, dan dengan lembut mengajak manusia untuk ikut berbagi.

kirim (jogja) kirim (jakarta)

Kotak-kotak ajaib itu kemudian berpetualang di luar sana. Kotak-kotak ajaib itu pun kemudian tiba di Jakarta dengan selamat. Rekan-rekan 1 Buku untuk Indonesia yang ada di Jakarta pun kemudian menyambut kedatangannya. 22 Oktober 2012, kotak-kotak ajaib itu pun dijemput oleh Audrey Jiwajenny, Maxie Kalangi, Regy Kurniawan, Dede Kurniawan, dan Gilang Rausin untuk selanjutnya diserahkan ke pangkalan logistik TNI AL. Melalui Bapak Kolonel Jajad Sudrajat, kotak-kotak ajaib itu pun kemudian dipindah tangankan dari 1 Buku untuk Indonesia ke pihak TNI AL. kotak-kotak ajaib ini akan memulai perjalanan panjangnya dari Jakarta menuju Makassar dengan kapal tempur TNI AL.

Awal bulan November 2012, kami mendapatkan kabar bahwa ekspedisi kapal laut TNI AL sudah dimulai. Kami yang berada di Yogyakarta terus berdoa agar kotak-kotak ajaib ini selamat sampai tujuan. Kekhawatiran kami pun mulai muncul ketika ada pemberitaan dari media bahwa kondisi Poso mulai kembali rusuh. Kami berharap agar ketika kotak-kotak ini tiba di Makassar dan dalam perjalanan menuju Poso, tak ditemui hambatan dari kondisi tidak kondusif dari Poso.

Berita dari kotak-kotak ajaib kembali singgah di 1 Buku untuk Indonesia. Pada tanggal 22 November 2012, kotak-kotak ini akhirnya sampai di Poso. Dalam perjalanannya dari Makassar menuju Poso, kotak-kotak ajaib ini dibantu oleh Bapak Nasrum, seorang dosen dari Universitas Tadulako dan Sitti Aisyah Sungkilang, seorang rekan kami yang berada di Makassar. Dari Makassar, kotak-kotak ajaib ini pun dikirim menuju Tentena, tempat dimana Lian Gogali tinggal. Rekan-rekan dari Project Sophia sendiri yang menyambut kedatangan kotak-kotak ajaib tersebut.

Ada perasaan lega sekaligus haru di hati kami. Sebuah bentuk bantuan yang kami usahakan selama ini akhirnya tiba juga di bumi Sulawesi, di Poso. Kotak-kotak ajaib ini disambut bak tamu istimewa oleh Project Sophia. Diberikan tempat yang terbaik di Project Sophia dan saat ini buku-buku tersebut sudah resmi bergabung menjadi salah satu keluarga besar Project Sophia.

Perjalanan panjang kotak ajaib ini tidak akan pernah terlaksana tanpa bantuan dari banyak pihak. Teman, saudara, pihak penerbit, toko buku, media massa, bahkan dari orang yang belum pernah kami kenal sebelumnya. Seakan semua tangan ikut turun dan membantu kami.

rak buku poso sampai di Poso surat dari poso

1 Buku untuk Indonesia mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan 1 Buku untuk Indonesia Jakarta, terima kasih kepada Audrey Jiwajenny, Maxie Kalangi, Regy Kurniawan, Dede Kurniawan, dan Gilang Rausin untuk bantuan tenaga dan akomodasi di Jakarta. Terima kasih juga kami ucapkan kepada Bapak Kolonel Jajad Sudrajat yang sudah membantu pengiriman kotak ajaib dari Jakarta menuju Makassar. Terima kasih juga kami ucapkan kepada Bapak Nasrum dan Sitti Aisyah Sungkilang yang telah turut membantu pengiriman buku dari Makassar menuju Tentena.

Ucapan terima kasih juga kami sampaikan kepada Toko Buku Togamas Affandi Yogyakarta, Toko Buku Gramedia Soedirman Yogyakarta, Radio Swaragama FM, Radio Geromino, Toko Ngartun, dan Djuragan Futsal yang sudah berkenan memberikan tempat untuk dropbox donasi kami. Terima kasih kepada penerbit Bentang Pustaka, Penerbit Gramedia, Kompas Sirkulasi, dan Perpustakaan Kota Yogyakarta yang sudah ikut menyumbangkan buku-buku bacaannya. Terima kasih kepada radio Swaragama FM, Geronimo, Radiobuku, dan JogjaTV yang sudah memberikan kesempatan pada 1 Buku untuk Indonesia untuk menyampaikan program Kotak Ajaib untuk Poso pada masyarakat. Terima kasih juga untuk teman-teman dari Mikrolet Art Space Yogyakarta yang ikut membantu menggambar mural, lukisan kalian sangat membantu kami dalam memublikasikan program ini. Dan terima kasih sebesar-besarnya kami ucapkan kepada setiap donatur yang ikut memberikan sumbangan pada kami, baik berupa buku maupun berupa materi. Semoga Tuhan membalas semua kebaikan kalian semua.

Tabik.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s