1 Tahun Berbagi Buku Bersama 1 Buku untuk Indonesia, Program #2: Pintu Belajar Tambora

Tak lama setelah Jendela untuk Maluku usai, sebuah tawaran dari komunitas yang bergerak di bidang yang sama dengan kami yaitu InIndonesia  menghampiri kami. Kegiatan yang tidak jauh berbeda dengan apa yang kami lakukan yaitu berbagi buku. Kali ini kami diajak untuk memberikan bantuan pada sebuah sekolah dasar yang berada di Desa Oi Bura, Tambora, NTB. Tidak berbeda dengan sekolah yang sebelumnya kami bantu, sekolah ini tempatnya terpencil, akses kendaraan pun sulit, terlebih akses terhadap buku. Rekan-rekan kami dari InIndonesia berencana untuk membangun sebuah perpustakaan di desa ini, menyediakan buku bacaan yang layak bagi anak-anak di desa tersebut.

img_6740-eKami, 1 Buku untuk Indonesia, tak sempat mengambil nafas setelah Jendela untuk Maluku usai. Kami langsung bergerak mengumpulkan kembali buku demi buku untuk anak-anak di pelosok negeri. 6 Maret 2012, buku sudah akan dikirim menuju NTB. Pada proyek ini kami berhasil mengumpulkan sekitar 450 buku untuk anak-anak di Oi Bura. Kali ini bukan kami yang berangkat, lagi-lagi keterbatasan dana jadi penghambat bagi kami. Tim dari InIndonesia lah yang berangkat dari Jakarta. Tim dibagi menjadi 2, tim yang berangkat melalui jalur udara dan tim yang berangkat melalui jalur darat.

Tim jalur darat patut untuk diacungi jempol. Mereka tidaklah menggunakan mobil atau bus untuk mencapai Tambora. Mereka menunggangi sepeda motor, melaju dari kota ke kota. Butuh waktu berhari-hari untuk sampai ke Denpasar, dimana tempat tersebut adalah meeting point tim udara dan tim darat. Tim kemudian melanjutkan perjalanan menuju NTB.

Tim InIndonesia akhirnya tiba di Desa Oibura. Di desa ini para relawan membuat sebuah perpustakaan kecil di tengah desa. Pembuatan perpustakaan ini tidak hanya dilakukan oleh para relawan, tapi semua warga ikut serta dalam pembuatannya. Mulai dari pembuatan rak buku, pembuatan papan nama perpustakaan, sampai dengan penataan perpustakaan dilakukan secara bersama-sama. Sebuah langkah kecil yang menghasilkan pergerakan besar.

img_6748-eTawa riang dari bocah-bocah pun menghiasi hari itu. Semua senang dengan adanya sebuah perpustakaan kecil di tengah-tengah desa yang minim akses, baik kendaraan maupun akses terhadap pendidikan. Saya yang memang tidak bisa ikut untuk berangkat ke sana, tetap bisa merasakan bagaimana rasa senang sekaligus syukur yang juga dirasakan oleh anak-anak di Desa Oi Bura. Selama ini mereka tertinggal, terabaikan, tak terlihat oleh gemerlap pembangunan kota yang serba mewah. Namun, buku membawa warna baru bagi kehidupan mereka. Mereka sekarang sudah punya pintu untuk melangkah keluar, pintu yang akan membawa mereka menuju dunia yang luas ini.

foto diambil dari: http://satucl.wordpress.com/

2 thoughts on “1 Tahun Berbagi Buku Bersama 1 Buku untuk Indonesia, Program #2: Pintu Belajar Tambora

  1. Ah, asyik juga ya ikut kegiatan macam ini!😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s